Artikel Terpopuler
-
Sejarah bukanlah suatu cerita yang sudah usang yang ditinggalkan karena tertinggal zaman, namun sejarah adalah prasasti yang sangat penti...
-
Oleh : DR. KH. Abdullah Syamsul Arifin M,Hi Ketua Tanfidziyah PCNU Jember Di sampaikan dalam acara Kuliah Jum’at DEWAN MURID 2012 M Madr...
-
Kelahiran, masa muda, dan fase Tholabul Ilmi pada Masyayih Sarang K. Zubair dilahirkan di Sarang tahun 1323 H. beliau adalah putra kedua d...
-
DEMU (Dewan Murid) adalah suatu Organisasi (semacam OSIS kalau disekolah umum) yang digawangi oleh siswa-siswa terbaik khususnya dari tingka...
-
Seperti Fathul Mu'in …Lubbbul Ushul Karangan Imam Zakaria Al-Anshori, Kitab Mugni Labib karanga...

8:13 AM

www.sahabalit.blogspot.com
No comments
Tiada tutur terucap dalam kata
Tiada angan terlintas dalam Ingatan
Tiada nafas terhembus dalam raga
Kecuali hanya asma-mu selalu
menggema
Kecuali hanya ke agunganmu selalu
dalam lamunan
Kecuali hanya kepadamu diri ini ku
pasrahkan
Diri ini milikMu
Jantung ini anugrahMu
Hati ini bergantung padaMu
Oh Tuhanku
Tiada detik terlewat tanpa asma-Mu
Tiada langkah terlupa oleh pikirmu
Ku serahkan jiwa dan raga ini
Ku haturkan nafas dalam dada ini
Hanya padaMu
Hanya untukMu
Kaulah pemilikku
Kaulah tujuan akhir hidupku
Tuhan….
Oleh:Ibnu
At-taroty

8:09 AM

www.sahabalit.blogspot.com
No comments
Hati ini telah gersang
Tiada makna tersirat dalam kota
Hampa di jiwa serasa merambah
Mengharap cahaya tuk sekedar
pencarah
Rindu merasuk di hati
Terasa dalam seribu arti
Hanya tetesan air mata yang sanggup
mewakili
Ungkapan arti dalam sanubari
Dimanakah Rosulmu
Rasa di hati ingin bertemu
Penuhi hasrat menggelora memikat
Tak mampu diriku meski sekedar
berhikayat
Namun sadar diri ini cela
Jalang tiada sungkan tuturkan dosa
Masihkan mungkin diri ini bias
Berjumpa meski tuk haturkan senyum sapa
Oleh:Ibnu At-tarty

8:08 AM

www.sahabalit.blogspot.com
No comments
Ingatkah petuah hukama sufi
Dialah 'Aqil yang mau bernala sepi
Sedikit waktu yang menyimpan
Makna hakiki
Akan keindahan, keburukan dunnya
yang fana
Dalam benaknya
Masi bernafas terus mencari
Hikmah tersirat dari selangkah kaki
Ya .akhiii
Ingatlah kita pencari ridlo Ilahi
Abaikan keindahan semu yang berpiuh
Dalam hati
Bahagianya yang hakiki milik mereka
Yang sucikan hati
piuh : tipu muslihat
Nala: berfikir

9:12 AM

www.sahabalit.blogspot.com
No comments
Oleh:Nur Ali II B aly
Terperanjatlah hamba berdosa
Di tengah malam bernala kuasa
Pencipta semesta sembari merasa
Yang terhina oleh lautan dosa
Hatipun khusyu' malu dan takut
Lisan mengampun kening bersujud
Akui salah yang telah berlarut
Menjauh lupa setelah maut
Ya allah ..
Kepadamu dosaku urai
Harapkan kasihmu dan ajalku sampai
Takkan sucikan ku air mata berderai
Ambillah nyawaku dan ridlomu kugapai
Meski masih selalu selimut
Ujub dan riya' di dalam hati
Yakinku padamu penguasa hidup dan mati
Mendengar rintihan dalam hati